
Dr. KH. M. Asrorun Ni’am Sholeh, M.A. adalah seorang ulama sekaligus intelektual muda yang lahir di Madiun pada 31 Mei 1976. Beliau dikenal luas sebagai tokoh yang aktif di bidang hukum Islam, perlindungan anak, dan pendidikan. Kiprahnya mencakup dunia akademik, organisasi keislaman, hingga lembaga negara.
Keluarga Asrorun Ni’am Sholeh
Beliau menikah dengan Lia Zahiroh dan dikaruniai lima orang anak:
- Ahmad Raushan Fikr Aslaf — saat ini sedang menempuh studi S1 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian di Universitas Gadjah Mada (UGM).
- Ahmad Bahr Mughriq Aslaf — tengah mendalami ilmu agama di MA Madrasatul Qur’an Tebuireng.
- Ahmad Tajul Ulama Aslaf
- Aisyah La’ali Adzkiya Aslaf — masih duduk di bangku SD Islam Terpadu (SDIT) Al-Hamidiyah.
- Aminah Asmal Amany Aslaf — si bungsu dalam keluarga.
Pendidikan dan Perjalanan Ilmu
Riwayat Pendidikan Formal
Perjalanan pendidikan Asrorun Ni’am Sholeh menunjukkan komitmennya yang serius terhadap ilmu, baik di dalam maupun luar negeri:
- MTs Darul Muta’allimin — Sugihwaras Patianrowo
- MA Negeri 1 Jember (MAN-PK)
- Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah — Jakarta
- Universitas Al-Azhar — Kairo, Mesir
- LIPIA — Jakarta
Guru Beliau
Di antara guru yang membentuk keilmuan beliau adalah KH. Mahfidz Rozy, seorang ulama yang sangat berpengaruh dalam perjalanan intelektual dan spiritual beliau.
Pesantren Al-Nahdlah Islamic Boarding School
Pada pertengahan 2005, Asrorun Ni’am Sholeh merintis pendirian Al-Nahdlah Islamic Boarding School (IBS) yang berlokasi di Depok, Jawa Barat. Pesantren ini didirikan khusus untuk anak-anak yang secara akademik memiliki potensi tinggi, namun membutuhkan akses pendidikan bermutu.
Al-Nahdlah IBS hadir sebagai bentuk nyata kepedulian beliau terhadap dunia pendidikan Islam yang tidak hanya kuat secara ilmu agama, tetapi juga unggul secara akademik.
Jasa dan Kontribusi Nyata
1. Koordinator Tim Ahli Penyusunan Undang-Undang
Asrorun Ni’am Sholeh terlibat langsung dalam proses legislasi nasional sebagai Koordinator Tim Ahli untuk beberapa undang-undang penting, di antaranya:
- UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas)
- UU Perpustakaan
- UU Perfilman (UU Nomor 33 Tahun 2009)
Salah satu hasil nyata dari keterlibatannya adalah lahirnya Pasal 20 ayat (5) UU Perfilman, yang secara eksplisit mengatur perlindungan hak-hak anak yang terlibat dalam dunia perfilman — termasuk hak belajar dan hak bermain. Ini adalah bukti kepedulian beliau yang tidak hanya berhenti di mimbar, tapi juga masuk ke ranah kebijakan negara.
2. Mendirikan Forum eLSAS (Lembaga Studi Agama dan Sosial)
Saat masih mahasiswa, beliau bersama rekan-rekannya mendirikan Forum Kajian eLSAS (Lembaga Studi Agama dan Sosial), sebuah lembaga yang fokus pada penelitian dan pengkajian di bidang agama, sosial, politik, dan budaya Indonesia. Beliau hingga kini menjabat sebagai direktur lembaga tersebut.
Program utama eLSAS meliputi:
- Diskusi rutin dan workshop
- Seminar nasional dan internasional
- Penelitian dan analisis isu keagamaan-sosial
- Penerbitan majalah, jurnal, dan buku
Karier dan Jabatan
Rekam jejak karier Asrorun Ni’am Sholeh sangat beragam, mencakup bidang pemerintahan, organisasi keislaman, hingga dunia akademik:
| Jabatan | Keterangan |
|---|---|
| Deputi Bidang Pengembangan Pemuda | Kementerian Pemuda dan Olahraga RI |
| Ketua KPAI | Periode 2014–2017 |
| Wakil Ketua KPAI | Periode 2011–2014 |
| Sekretaris Komisi Fatwa MUI | Periode 2015–2020 |
| Katib Suriyah PB Nahdlatul Ulama | Masa khidmat 2015–2020 |
| Ketua Umum PMII Jakarta | Tahun 1999 |
| Ketua Komite Syariah WHFC | World Halal Food Council |
| Dosen Tetap | Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta |
Karya-Karya Tulis
Asrorun Ni’am Sholeh dikenal sebagai penulis yang produktif. Lebih dari 25 judul buku telah diterbitkan, sebagian besar membahas hukum Islam, pendidikan, dan perlindungan anak. Beberapa karya beliau yang terkenal:
- Fikih Anak: Perlindungan Anak dalam Perspektif Islam
- Jejak-jejak Peradaban
- Sadd al-Dzari’ah: Pendekatan Preventif dalam Penetapan Hukum
- Islam Jalan Tengah
- Fikih Haji
- Fatwa-Fatwa Masalah Pernikahan dan Keluarga
- Fatwa dalam Sistem Hukum Islam
- Perpustakaan Jendela Peradaban
- Membumikan Islam Rahmatan lil Alamin
- Detik-detik Perlindungan Anak
- dan lebih dari 15 judul lainnya.
Keteladanan: Da’i Preneur
Pada 21 Desember 2019, Asrorun Ni’am Sholeh menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Da’i Preneur dari Forum Komunikasi Da’i Muda Indonesia (FKDMI) dalam ajang FKDMI Award yang digelar di Hotel Bintang, Jakarta. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua Umum FKDMI, Nur Huda.
Penghargaan ini mencerminkan kiprah beliau yang tidak hanya aktif berdakwah, tetapi juga mendorong para da’i untuk memiliki jiwa wirausaha dan kemandirian ekonomi demi dakwah yang lebih berdampak.
Kesimpulan
Dr. KH. Asrorun Ni’am Sholeh adalah sosok ulama modern yang memadukan antara kedalaman ilmu agama, kepedulian sosial, dan semangat akademik. Dari pesantren Al-Nahdlah hingga kursi Komisi Fatwa MUI, dari buku-buku hukum Islam hingga kebijakan perlindungan anak di undang-undang nasional — jejak beliau nyata dan terasa manfaatnya bagi masyarakat luas.
Referensi
- Data biografi resmi Dr. KH. M. Asrorun Ni’am Sholeh, M.A.
- Dokumentasi eLSAS dan Al-Nahdlah Islamic Boarding School








