
Profil Ulama | Biografi Imam Ibnu Al-Mulaqqin

Imam Ibnu Al-Mulaqqin adalah salah satu tokoh ulama terkemuka dari mazhab Syafi’i pada abad ke-8 Hijriah.
Dikenal karena kecerdasan dan produktivitasnya yang luar biasa, beliau meninggalkan jejak monumental berupa ratusan karya tulis, terutama dalam bidang hadis dan fikih.
Nama Lengkap dan Kelahiran
Imam Ibnu Al-Mulaqqin memiliki nama lengkap yang panjang, mencerminkan nasab dan asal-usulnya yang mulia:
Imam Sirajuddin Abu Hafs Umar bin Ali bin Ahmad bin Muhammad bin Abdullah Al-Anshari Al-Wadi Asyi Al-Andalusi At-Tukuruwi Al-Mishri Asy-Syafi`i.
Beliau lebih dikenal dengan sebutan:
- Ibnu Al-Mulaqqin
- Ibnu An-Nahwi
Beliau dilahirkan pada tanggal 22 Rabi`ul Awwal 723 H di Andalusia (Spanyol Islam).
Masa Kecil dan Peran Ayah Tiri
Tragedi menimpa Ibnu Al-Mulaqqin sejak usia sangat muda; beliau telah menjadi yatim karena ayahnya meninggal dunia ketika beliau baru berusia satu tahun.
Kehidupannya kemudian berubah ketika ibunya menikah lagi dengan teman ayahnya, yaitu Syaikh Isa al-Maghribi.
Sosok Syaikh Isa inilah yang memberikan pengaruh besar dalam hidupnya, menjadi motivator utama yang mengarahkan Ibnu Al-Mulaqqin untuk menuntut ilmu dengan gigih.
Perjalanan Pendidikan dan Guru-Guru Utama
Didorong oleh Syaikh Isa al-Maghribi, Ibnu Al-Mulaqqin memulai perjalanan panjang mencari ilmu.
Beliau belajar langsung dari ulama-ulama terkemuka di zamannya dan melakukan rihlah (perjalanan intelektual) ke berbagai pusat ilmu Islam, termasuk:
- Damaskus (Suriah)
- Hama (Suriah)
- Yerusalem
- Mekkah
- Madinah
Ulama-Ulama yang Menjadi Gurunya:
Di antara deretan guru-guru besar yang membentuk keilmuan Ibnu Al-Mulaqqin adalah:
| Nama Guru | Keterangan |
| Khalil bin Kaikaldi al-`Ala’i | Ulama besar dalam bidang hadis. |
| Abdurrahman Ash-Shalihi | |
| Abdurrahim Al-Isnawi | Ulama fikih terkemuka mazhab Syafi’i. |
| Ibnu Hisyam | Ahli nahwu dan bahasa Arab masyhur. |
| Taqiyuddin As-Subuki | Ulama Syafi’i yang berpengaruh. |
| Abdul Aziz Al-Kanani (Ibnu Jama`ah) | |
| Ibrahim Al-Munawi |
Murid-Murid
Keluasan dan kedalaman ilmu Ibnu Al-Mulaqqin menjadikannya rujukan utama para penuntut ilmu.
Pesantren beliau melahirkan ulama-ulama besar yang kemudian menjadi tokoh penting di dunia Islam, di antaranya:
| Nama Murid | Keterangan |
| Abdurrahim bin Al-Husain al-Iraqi | Muhaddits terkemuka. |
| Ahmad bin Utsman Ar-Risyi | |
| Ahmad bin Ali Al-Maqrizi | Sejarawan dan muhaddits Mesir. |
| Ibnu Hajar Al ‘Asqalani | Muhaddits terkemuka, penulis Fathul Bari. |
| Muhammad bin Musa bin Isa Ad-Damiri | Ulama fikih dan zoologi (Hayatul Hayawan). |
Karya Monumental (300 Judul)
Imam Ibnu Al-Mulaqqin dikenal sangat produktif.
Beliau meninggalkan warisan keilmuan yang luar biasa, tercatat memiliki sekitar 300 karya tulis yang meliputi berbagai disiplin ilmu, terutama hadis, fikih Syafi’i, dan rijal (biografi perawi hadis).
Beberapa Karya Penting Beliau Meliputi:
- At-Tadzkirah fi `ulumi al-Hadits: Karya penting dalam ilmu-ilmu hadis.
- Al-A
lam bi FawaidiUmdati al-Ahkam: Penjelasan dan faedah dari kitab Umdatul Ahkam.
- Idhah al-Irtiyab fi Ma`rifati Ma Yasytabihu wa Yattashahafu min al-Asma wa al-Ansab: Karya tentang nama dan nasab perawi yang mirip atau salah dibaca.
- Gharib Kitabillah al-`Aziz: Kitab tentang kosa kata asing dalam Al-Qur’an.
- At-Taudhih li Syarhi Al-Jami` ash-Shahih: Penjelasan (syarah) komprehensif atas kitab Shahih Al-Bukhari.
- Al-Badru al-Munir fi Takhriji Ahadits Syarhi al-Wajiz li ar-Rafi`i: Kitab takhrij (penelusuran sumber) hadis-hadis dalam syarah kitab Al-Wajiz karya Ar-Rafi’i.
- Khulashah al-Fatawa fi Tashili Asrari al-Hawi: Ringkasan fatwa untuk mempermudah memahami rahasia kitab Al-Hawi.
Wafat
Imam Ibnu Al-Mulaqqin wafat pada malam Jumat, 16 Rabiul Awwal 804 H, dalam usia 81 tahun.
Beliau meninggalkan warisan keilmuan yang tak ternilai harganya, menjadikannya salah satu pilar keilmuan Islam sepanjang sejarah.









One Comment