
Profil Ulama | Biografi KH. Misbahul Munir Kholil., M.A

Kehidupan Awal dan Keluarga
Dilahirkan pada tanggal 3 Juni 1972 di kota Probolinggo, KH. Misbahul Munir Kholil, yang akrab dipanggil Kiai Misbah, adalah putra dari KH. Kholilur Rahman dan Hj. Hafsah. Meniti langkah dalam kehidupan pernikahan, Kiai Misbah sempat berbagi bahtera dengan Mamah Mukarromah dan dikaruniai tiga anak, yaitu Azzahra, Ahmad, dan Ahmada.
Setelah kepergian Mamah Mukarromah, Kiai Misbah kembali membina rumah tangga bersama Hayati Soehari, yang memberinya tiga putra dan putri: Rayan Muntajid Billah, Ibrahim, dan Abdullah. Tak berhenti di situ, pernikahan dengan Shofia Faldora juga menghadiahkan tiga buah hati lainnya, termasuk T. Raja Anjalwis, Robiah Adawiyah, dan Barka Malika.
Pendidikan dan Karier
Dituntun dalam naungan pesantren yang dipimpin ayahnya, Kiai Misbah memulai pendidikannya dengan penuh ketekunan. Setelah belajar di Pesantren Sidogiri selama 12 tahun — yang dimulai dari kelas 5 Ibtidaiyah dan berlanjut hingga Aliyah Tarbiyatul Muallimin (ATM) — beliau mendapat kepercayaan untuk mengajar di sana.
Aktif dalam organisasi intra madrasah, seperti OMIM, Jamiyatul Muballighin, dan Himpunan Santri Daerah Probolinggo, Kiai Misbah juga melanjutkan studi S2-nya di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), Jakarta, pada tahun 2016.
Pendiri Pesantren dan Peran dalam Nahdlatul Ulama
Di tahun 1995, Kiai Misbah berinisiatif mendirikan Pesantren Ilmu Al Qur’an (PIQ) Al-Misbah di Jakarta, bersama istri pertamanya, memegang peran vital sebagai pendiri dan pengasuh, serta mengemban misi untuk menjaga nilai-nilai pesantren salafiyah sejalan dengan dinamika zaman.
Sebagai tokoh penggerak di balik pendirian Pengurus Pusat Aswaja NU Center, Kiai Misbah adalah ulama yang ahli dalam Ajaran Aswaja (Ahlussunnah Wal Jamaah), serta menjabat sebagai Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU dan anggota Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.
Karier Profesional
Kiai Misbah mengemban amanah sebagai:
- Ketua Dewan Pembina Yayasan Pondok Pesantren Ilmu Al Qur’an Al Misbah Jakarta.
- Pengasuh di Pondok Pesantren PIQ Al-Misbah.
- Sekretaris Komisi Fatwa MUI Jakarta Utara (2005 – 2009).
- Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU (2015 – 2020).
- Wakil Sekretaris Komisi Dakwah MUI Pusat (2015 – 2020).
- Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren se-DKI Jakarta (2016 – 2021).
Sebagai tokoh yang dikenal luas di kalangan santri, menyampaikan dakwahnya melalui media sosial dan sebagai pembicara tetap di berbagai majelis pengajian, Kiai Misbah telah memberikan pengaruh yang besar dalam upaya penyebaran ilmu dan pemahaman agama.









One Comment