ULAMA ACEH

Prof. Dr. Muslim Ibrahim: Doktor Fiqh Pertama di Asia Tenggara

Siapa Prof. Dr. Muslim Ibrahim, M.A?

Prof. Dr. Muslim Ibrahim, M.A adalah seorang ulama besar asal Aceh yang dikenal luas di dunia akademik dan keagamaan Indonesia. Beliau lahir pada 8 Oktober 1948 dan wafat pada 12 Desember 2019 di kediamannya di Gampong Limpok, Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, dalam usia 71 tahun.

Salah satu pencapaian paling membanggakan beliau dicatat oleh juniornya, Prof. Dr. Syamsul Rijal, yang menyebutkan bahwa Prof. Dr. Muslim Ibrahim adalah doktor bidang Fiqh Perbandingan Mazhab pertama di Asia Tenggara — sebuah prestasi yang menempatkan beliau di jajaran ulama-akademisi terkemuka di kawasan ini.

Beliau juga dikenal sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh sejak tahun 2001 hingga wafatnya, menjadikannya salah satu figur paling berpengaruh dalam tata kelola keagamaan di Provinsi Aceh.


Keluarga

Prof. Dr. Muslim Ibrahim meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak — satu putra dan dua putri — yang menjadi penerus perjalanan hidupnya.


Pendidikan: Dari Aceh Hingga Al-Azhar Kairo

Perjalanan intelektual Prof. Dr. Muslim Ibrahim dimulai dari tanah Aceh dan membawanya jauh ke Mesir, menimba ilmu di dua perguruan tinggi Islam terkemuka dunia.

JenjangFakultas & UniversitasTahun Lulus
S-1Fakultas Syari’ah, Universitas Al-Azhar, Kairo1973
S-2Fakultas Syari’ah, Universitas Al-Azhar, Kairo1975
S-2Fakultas Tarbiyah, ‘Ain Syams University, Kairo1978
S-3 (Ph.D)Fakultas Syari’ah, Universitas Al-Azhar, Kairo1984

Gelar doktor yang beliau raih dari Universitas Al-Azhar pada bidang Fiqh Perbandingan menjadikan beliau rujukan utama dalam isu-isu hukum Islam di Indonesia, khususnya di Aceh.


Karya-Karya Ilmiah

Meski tidak banyak karya cetak yang dipublikasikan secara luas, kontribusi keilmuan beliau sangat nyata dan berbobot:

  1. Pandangan Minoritas dalam Fiqh Islam: Fiqh Perbandingan (1982)
    Disertasi doktoral beliau di Universitas Al-Azhar untuk meraih gelar Ph.D dalam bidang Fiqh Perbandingan. Karya ini menjadi tonggak sejarah akademik Islam di Asia Tenggara, meski tidak diterbitkan secara komersial.
  2. Konsep Senif Fi Sabilillah Dalam Perspektif Fiqh Muqaran (2012)
    Diterbitkan oleh Bandar Publishing. Buku ini membahas salah satu isu penting dalam fiqh zakat, khususnya tentang penerima zakat di jalan Allah.
  3. Berbagai tulisan yang tersebar di koran lokal dan nasional sebagai bentuk dakwah dan pencerahan publik.

Karier dan Pengabdian

Selama lebih dari tiga dekade, Prof. Dr. Muslim Ibrahim mengabdikan diri di berbagai posisi strategis dalam dunia pendidikan, kelembagaan Islam, dan pemerintahan daerah Aceh.

Dunia Akademik

PeriodeJabatan
1985–1987Ketua Jurusan SPH, Fakultas Syari’ah IAIN Ar-Raniry, Banda Aceh
1985–2003Tenaga Pengajar Ahli, Universitas Al-Washliyah, Medan
1987–2002Tenaga Pengajar Ahli, IAIN Sumatera Utara
1988–1993Asisten Direktur Program Pascasarjana, IAIN Ar-Raniry
1993–1997Direktur Program Pascasarjana, IAIN Ar-Raniry
1997–2000Pembantu Direktur Program Pascasarjana, IAIN Ar-Raniry

Organisasi dan Kelembagaan Islam

PeriodeJabatan
1996–2019Pengurus ICMI Provinsi Aceh
1998–2001Ketua Umum Majelis Ulama Provinsi Aceh
1998–2019Ketua DPS BPRS Hareukat, Aceh
2001–2019Ketua MPU Aceh (Majelis Permusyawaratan Ulama)
2004–2019Ketua Dewan Pengawas Syariah, PT. Bank Aceh Syariah
2015–2020Dewan Mukhtasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)
Anggota Majelis Ulama ASEAN (Ittihad Ulama Janubi Syarqi Asia)

Pemerintahan dan Pendidikan

PeriodeJabatan
1988–2003Tenaga Ahli Kopertis Wilayah V/Aceh, Depag Wilayah Aceh
1999–2004Kepala Biro Pengembangan Pendidikan Agama/Dayah-NAD, Depag Aceh
2000–2003Anggota MPD Aceh
2000–2005Koordinator Pendidikan Agama pada Perguruan Tinggi Umum Provinsi Aceh

Murid dan Warisan Keilmuan

Warisan terbesar Prof. Dr. Muslim Ibrahim adalah generasi-generasi penerus yang pernah belajar langsung kepada beliau di berbagai kampus, di antaranya:

  • Para mahasiswa IAIN Ar-Raniry, Banda Aceh
  • Para mahasiswa Universitas Al-Washliyah, Medan
  • Para mahasiswa IAIN Sumatera Utara

Jejak keilmuan beliau terus hidup melalui murid-murid yang kini tersebar dan berkiprah di berbagai bidang keagamaan, pendidikan, dan hukum Islam.


Wafat

Prof. Dr. Muslim Ibrahim berpulang ke rahmatullah pada Kamis sore, 12 Desember 2019, pukul 18.00 WIB, di kediamannya di Gampong Limpok, Darussalam, Aceh Besar. Beliau wafat dalam usia 71 tahun setelah mengabdikan seluruh hidupnya untuk Islam, ilmu, dan Aceh.

Kepergian beliau meninggalkan duka yang dalam bagi umat Islam di Aceh khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Semoga Allah merahmati dan memuliakan beliau.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker