
Profil Ulama | Biografi Syaikh Jafar Al Barzanji ; Pengarang Kitab Maulid Barzanji

Sayyid Ja’far Al-Barzanji, dengan nama lengkap Sayyid Ja’far bin Hasan bin Abdul Karim, adalah sosok ulama besar yang tak lekang oleh waktu. Karyanya yang paling masyhur, Maulid Al-Barzanji, telah mengikat hati jutaan umat Islam di seluruh dunia dalam lautan rindu kepada Rasulullah SAW. Beliau adalah keturunan langsung Nabi Muhammad SAW yang terkenal dengan ilmu, keshalihan, dan kemakbulan doanya.
Riwayat Hidup
Kelahiran dan Nasab
Sayyid Ja’far Al-Barzanji dilahirkan di kota suci Madinah Al-Munawwarah pada hari Kamis, awal bulan Zulhijjah tahun 1126 H (bertepatan dengan 1711 M).
Beliau berasal dari keluarga terkemuka Sa’adah Al Barzanji yang asalnya dari Barzanj di Irak. Datuk-datuk beliau dikenal sebagai ulama terkemuka yang termasyhur dengan keilmuan dan amalnya yang luhur.
Silsilah (Nasab)
Nasab beliau tersambung langsung kepada Rasulullah SAW melalui garis keturunan yang mulia:
Sayyid Ja’far bin Hasan bin Abdul Karim bin Muhammad bin Sayid Rasul bin Abdul Syed bin Abdul Rasul bin Qalandar bin Abdul Syed bin Isa bin Husain bin Bayazid bin Abdul Karim bin Isa bin Ali bin Yusuf bin Mansur bin Abdul Aziz bin Abdullah bin Ismail bin Al-Imam Musa Al-Kazim bin Al-Imam Ja’far As-Sodiq bin Al-Imam Muhammad Al-Baqir bin Al-Imam Zainal Abidin bin Al-Imam Husain bin Sayidina Ali r.a. dan Sayidatina Fatimah binti Rasulullah SAW.
Wafat
Sayyid Ja’far Al-Barzanji wafat di Kota Madinah pada hari Selasa, selepas Ashar, 4 Sya’ban tahun 1177 H.
Beliau dimakamkan di tempat mulia, Jannatul Baqi`, tepatnya di sebelah bawah makam nenek moyang beliau dari kalangan anak-anak perempuan Junjungan Nabi SAW.
Mengenang Jasa:
Karya-karya Sayyid Ja’far menjadi wasilah bagi umat untuk selalu mengingat, mencintai, dan menenggelamkan diri dalam lautan rindu kepada Rasulullah SAW. Setiap kali karangannya dibaca, shalawat dan salam senantiasa terlantunkan atas Baginda Nabi Agung Muhammad SAW.
Pendidikan Dan Sanad Ilmu
Latar Belakang Pendidikan
Sejak kecil, Sayyid Ja’far telah memulai pendidikan Al-Qur’an dari Syaikh Ismail Al-Yamani. Beliau juga belajar tajwid dan memperbaiki bacaan (membaiki bacaan) dengan Syaikh Yusuf As-So’idi dan Syaikh Syamsuddin Al-Misri.
Beliau dikenal memiliki kedalaman ilmu yang luar biasa, menguasai banyak cabang ilmu, di antaranya:
| Kelompok Ilmu Keislaman | Ilmu Bahasa dan Sastra | Ilmu Non-Agama |
| Fiqih | Nahwu (Gramatika) | Manthiq (Logika) |
| Usulul Fiqih | Shoraf (Morfologi) | Hisab (Matematika) |
| Usuluddin (Tauhid) | Ma’ani (Retorika) | Handasah (Geometri) |
| Hadis | Bayan (Uraian) | – |
| Usul Hadis | Adab (Sastra) | – |
| Tafsir | A’rudh (Metrum Syair) | – |
| Sirah (Sejarah Nabi) | Lughah (Bahasa) | – |
| Qiraat | – | – |
| Faraidh (Hukum Waris) | – | – |
| Kalam (Teologi) | – | – |
| Tasawuf dan Suluk | – | – |
| Kutub Ahkam (Kitab Hukum) | – | – |
| Rijal (Tokoh Hadits) | – | – |
| Mustholah (Istilah Hadits) | – | – |
| Hikmah (Filsafat) | – | – |
Daftar Guru Utama
Beliau menimba ilmu dari ulama-ulama terkemuka, di antaranya:
- Syaikh Ismail Al-Yamani (Guru Al-Qur’an)
- Syaikh Yusuf Asho’idy (Guru Tajwid)
- Syaikh Syamsuddin Al-Misri (Guru Tajwid)
- Sayyid Abdul Karim Haidar Al-Barzanji (Guru Ilmu Agama)
- Syaikh Yusuf Al-Kurdi (Guru Ilmu Agama)
- Sayid Athiyatullah Al-Hindi (Guru Ilmu Agama)
- Syaikh Athaallah bin Ahmad Al-Azhari (Guru Mufti Syafi’i)
- Syaikh Abdul Wahab At-Thanthowi Al-Ahmadi (Guru Mufti Syafi’i)
- Syaikh Ahmad Al-Asybuli (Guru Mufti Syafi’i)
Beliau juga menerima Ijazah (sertifikat keilmuan) dari ulama-ulama terkemuka, seperti: Syaikh Muhammad At-Thoyib Al-Fasi, Sayyid Muhammad At-Thobari, Syaikh Muhammad bin Hasan Al A’jimi, Sayyid Musthofa Al-Bakri, dan Syaikh Abdullah As-Syubrawi Al-Misri.
Mufti Agung
Sayyid Ja’far Al-Barzanji adalah seorang Qodhi (hakim) dari mazhab Maliki di Madinah. Menariknya, beliau juga merupakan salah seorang keturunan (buyut) dari cendekiawan besar Muhammad bin Abdul Rasul bin Abdul Sayyid Al-Alwi Al-Husain Al-Musawi Al-Saharzuri Al-Barzanji (1040–1103 H/1630–1691 M), yang merupakan Mufti Agung dari mazhab Syafi’i di Madinah.
Perjalanan Hidup, Dakwah, dan Kemasyhuran
Khatib dan Karomah di Masjid Nabawi
Selain menjadi mufti, Sayyid Ja’far Al-Barzanji juga mengemban tugas mulia sebagai khatib di Masjid Nabawi dan mengajar di masjid tersebut.
- Sifat Khusus: Beliau terkenal bukan hanya karena ilmu, akhlak, dan takwanya, tetapi juga karena kekeramatan dan kemakbulan doanya.
- Doa Istisqa’ (Memohon Hujan): Penduduk Madinah sering meminta beliau berdoa untuk hujan saat musim kemarau. Pernah diceritakan, saat beliau berkhutbah Jum’at, seseorang meminta beliau berdoa istisqa’. Beliau pun berdoa, dan seketika doa itu terkabul, hujan turun lebat hingga seminggu lamanya—sebuah peristiwa yang disamakan dengan kejadian di zaman Rasulullah SAW.
- Pujian Ulama: Peristiwa ini diabadikan dalam bait syair pujian ulama sezaman yang berbunyi: “Dahulu al-Faruuq dengan al-‘Abbas beristisqa’ memohon hujan. Dan kami dengan Ja’far pula beristisqa’ memohon hujan. Maka yang demikian itu wasilah mereka kepada Tuhan. Dan ini wasilah kami seorang Imam yang ‘arif.”
Sosok yang Sangat Mashur
Kemasyhuran dan kehebatan Sayyid Ja’far telah menyebar ke seluruh pelosok dunia Islam.
- Pengakuan Global: Beliau mendapat kedudukan yang dekat di sisi para pembesar Makkah dan Madinah, serta para menteri Kerajaan Utsmaniah.
- Dampak Karya: Karangan-karangan beliau diterima dan dipuji oleh ulama sezaman dengannya, memastikan tulisan-tulisan beliau tersebar luas di kalangan para penuntut ilmu.
Karya-Karya Monumental (Maulid dan Kitab Lain)
Karya utama beliau yang paling abadi adalah kitab maulid yang masyhur dengan nama Maulid Al-Barzanji.
Maulid Al-Barzanji
- Nama Asli: Sebagian ulama menyebut nama karangan tersebut adalah ‘Iqd al-Jauhar fi Maulid an-Nabiyyi al-Azhar (Untaian Permata dalam Maulid Nabi yang Cemerlang).
- Popularitas: Kitab maulid ini adalah salah satu yang paling populer dan paling luas tersebar di seluruh negeri ‘Arab dan Islam, baik di Timur maupun di Barat, bahkan banyak yang menghafalnya.
- Kandungan: Isinya merupakan khulashah (ringkasan) Sirah Nabawiyyah, meliputi kisah kelahiran Rasulullah SAW, diutusnya beliau sebagai Rasul, hijrah, akhlak, peperangan, hingga kewafatan beliau.
Syarah (Penjelasan) Kitab Maulid Al-Barzanji
Kepopuleran Maulid Al-Barzanji mendorong banyak ulama besar menulis syarah (penjelasan) atasnya:
- Al-‘Allamah al-Faqih asy-Syaikh Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad (dikenal sebagai Ba’ilisy):
- Judul Syarah: Al-Qaul al-Munji ‘ala Maulid Al-Barzanji.
- Keterangan Syekh Ba’ilisy: Ulama lulusan Al-Azhar Asy-Syarif, bermazhab Maliki, Asy
ari, dan menjalankan Thoriqah asy-Syadziliyyah (L. 1217 H/1802 M, W. 1299 H/1882 M). Karya-karya beliau antara lain: *Hidayat al-Murid li 'Aqidat Ahl at-Tauhid*, *Syarh al-'Aqa’id al-Kubra li as-Sanusi*, *Hasyiyah 'ala Syarhi ash-Shoghir li ad-Dardir*, *Minhu al-Jalil 'ala Mukhtashar Khalil*, dan *Hidayat as-Salik ila Aqrab al-Masalik fi Furual-Fiqh al-Maliki*.
- Syaikh Muhammad Nawawi Al-Bantani Al-Jawi (An-Nawawi Ats-Tsani, ulama dari Banten, Pulau Jawa):
- Judul Syarah: Madarij ash-Shu’ud ila Iktisa’ al-Buruud.
- Sayyid Ja’far bin Sayyid Isma’il (Cucu Sayyid Ja’far Al-Barzanji):
- Judul Syarah: Al-Kaukab Al-Anwar ‘ala ‘Iqd Al-Jauhar fi Maulid An-Nabiy Al-Azhar.
- Keterangan Cucu Beliau: Seorang ulama besar lulusan Al-Azhar Asy-Syarif dan Mufti Syafi`iyyah. Karya-karya lainnya: Syawahid al-Ghufran ‘ala Jaliy al-Ahzan fi Fadhail Ramadhan, Mashabih al-Ghurar ‘ala Jaliy al-Kadar, dan Taj al-Ibtihaj ‘ala Dhau’ al-Wahhaj fi Isra’ wa al-Mi’raj. Cucu beliau juga menulis manaqib kakeknya berjudul ar-Raudh al-‘Athar fi Manaqib as-Sayyid Ja’far.
Kitab-Kitab Lain Sayyid Ja’far Al-Barzanji
Selain Maulid Al-Barzanji, beliau juga menulis banyak karya penting lain, di antaranya:
- Al-Birr al-‘Ajil bi Ijabat asy-Syeikh Muhammad al-Ghafil
- Jaliyat al-Kadr bi Asmai Ashshab Sayyid al-Malaik wa al-Basyar
- Jaliyat al-Kurb wa al-Ahadiyyin bi Asma’ Sayyid al-‘Ajam wa al-‘Arab fi Asma’ al-Badriyyin
- Al-Lujjainiy ad-Daniy fi Manaqib asy-Syeikh Abdil Qadir al-Jailaniy
- Ar-Raudh al-Mu’thar fi Maa Yuhaddi as-Sayyid Muhammad min al-Asy’al
- Asy-Syiqaq al-Atrijiyyah fi Manaqib al-Asyraf al-Barzanjiyyah
- Ath-Thawali’ al-As’adiyyah min al-Mathali’ al-Masyriqiyyah
- Al-‘Ariyn li Asma’ ash-Shabat al-Badriyyin
- Fath ar-Rahman ‘ala Ajwibat as-Sayyid Ramdhan
- Al-Faidh al-Lathif bi Ijabat Naib as-Sar’ asy-Syarif
- Nuhudh al-Laits li Jawab Abi al-Ghaits
- ‘Iqd al-Jauhar fi Maulid an-Nabiyyi al-Azhar (Maulid al-Barzanji)
Keteladanan Akhlak
Sayyid Ja’far Al-Barzanji meninggalkan teladan akhlak yang luar biasa:
- Akhlak Mulia: Mempunyai akhlak yang terpuji, jiwa yang bersih, sangat pemaaf, dan pengampun.
- Ketaatan: Beliau sangat berpegang teguh dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
- Spiritualitas: Hidup zuhud, wara’ (hati-hati), banyak berzikir, dan senantiasa bertafakur.
- Kebaikan Sosial: Mendahului dalam berbuat kebajikan, gemar bersedekah, dan sangat pemurah.









One Comment